Puisi Gerhana Malam Karya Aviaska Azizah
Bintang tersipu Akulturasi sepi merona Rembulan dihujat Tirai malam memadukan gulita Tubuh terbaring Tatkala angin me…
Bintang tersipu Akulturasi sepi merona Rembulan dihujat Tirai malam memadukan gulita Tubuh terbaring Tatkala angin me…
Di pelosok malam Sekitaran angan Aku bangkit Menendang jeruji rasa Belantara kata Menangkap deretan nostalgia Asmara…
Dosa terlantar Pada pijak yang sayup-sayup menjauh Padahal kemarin Masih dimanja Darsa memanas Realita menikam Berka…
Peluh bermalam Di tepi sunyi Atas nama kehidupan Memiliki bercak iritasi Lukanya tumpah Muntah di pelangi Tapi hati?…
Tangis melampaui antariksa Ruang kelam diselimuti keranda Diseruput teduhnya duka Muram mulai gulita Terhirup keringny…
keadilan tidak pernah berumur di dunia lantas, teriakan merdeka sebenarnya untuk apa? apalagi pesta dan seremoni …
Pelataran nurani yang sunyi Hujan membasahi Waktu berdenyut Meremang diperas jarak Hati merambat ke tepian Mengalir s…
Ruang yang terkikis rekaman Menyoroti senja berulang kali Langit menguning Namun hati tetap tak berwarna Raga merantau…
Beranjak pulang Tak menentukan tepi Meringkus sepi Bergelora sendiri Tak habis pikir Apa yang menandingi kelu? Beror…
Surya menyembur Menghentak fakta Berjiwa bisu Tatkala mencengkeram lara Dilema terbaring Di atas jalan yang berliku …
Mengekspos angin Secangkir dilema menemani Berbincang dengan sesendok angan Pahitnya memori Mimpi merajuk Membentuk g…
Untukmu aku bertahan Sedangkan ragaku tertahan Dengan segala rintihan Meminta segala harapan Oh wahai sayangku Jika i…
di bawah rintik salju stalin berdiri depannya tangkap-menangkap kemerjap berjuta lampu stalin-allee berlin bangkit …
Korea, semenanjung itu, matanya terpejam Silau musim panas dari matahari ia membaring, memanjang pada salah satu tulan…
Kemarin, bulan Juni telah turun hujan, pak Sapardi Ia berhamburan turun, menghancurkan baru, hingga rinduku turut berluban…
Di daerah mimpi nyawaku berdiri sebagai pohon hitam dengan buah-buah getir bergantung di dahan Hanya ular yang menjaga t…
Ketika terbuka jendela, terdengar hiruk-pikuk kota. "Apa saja yang sudah kuberikan padamu," kata penyair, "k…
Tersesat di belantara ia dikejar tanya: Di mana Saudaramu? Mengapa kaukucilkan dari dada dan biarkan ia terkapar di pa…
Laut, di mana mata airmu supaya aku bisa kembali ke asalmu Laut, di mana mata anginmu supaya aku bisa mengikuti arusmu …
Masihkah kita harus bersengketa ketika hari hampir habis dan doa hanya menjadi ritus ala kadarnya? Sementara daun-daun …