Untukmu aku bertahan
Sedangkan ragaku tertahan
Dengan segala rintihan
Meminta segala harapan
Oh wahai sayangku
Jika ini cinta, mengapa menyakitkan?
Hatiku koyak setiap saat
Relungku bergejolak hebat
Satu tahun, dua tahun
Kau sebut ini komitmen!
Nyatanya hanya perasaan yang tak kunjung usai
Antara kau dan Perempuan berlesung pipi itu
Oh sayangku
Aku akan pergi
Meninggalkan tempat ini
Moga dengan perasaan lebih berseri
Oh sayangku
Jangan tahan aku
Sumber: Puisi kiriman Nadia Halima Ramadhani melalui email 25 Juli 2026.
Sedangkan ragaku tertahan
Dengan segala rintihan
Meminta segala harapan
Oh wahai sayangku
Jika ini cinta, mengapa menyakitkan?
Hatiku koyak setiap saat
Relungku bergejolak hebat
Satu tahun, dua tahun
Kau sebut ini komitmen!
Nyatanya hanya perasaan yang tak kunjung usai
Antara kau dan Perempuan berlesung pipi itu
Oh sayangku
Aku akan pergi
Meninggalkan tempat ini
Moga dengan perasaan lebih berseri
Oh sayangku
Jangan tahan aku
Sumber: Puisi kiriman Nadia Halima Ramadhani melalui email 25 Juli 2026.
