Puisi Sisa Hujan Bulan Juni Karya Anggi Mulazimatun Najah

Kemarin, bulan Juni telah turun hujan, pak Sapardi
Ia berhamburan turun, menghancurkan baru, hingga rinduku turut berlubang
Ia membasuh dengan kalap, hingga menyetubuhi rinduku yang piatu
Maha hebat riuh lembutnya, hingga dengannya aku masih mengulum harap

Kini ia menetap pada bau tanah yang menguar dari ingatan
Menggarami luka-luka yang sempat kukira telah tertidur
Ia mengusap nisan-nisan kecil di dadaku
Lalu menanam musim pada sepetak sepi yang lapang
Maha ganjil tabiatnya, hingga dengannya aku masih memelihara isyarat


Sumber: Puisi kiriman Anggi Mulazimatun Najah melalui email 21 Juni 2026.
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama