Puisi Seorang Sahabat Lama Karya Sholihul Mubarok
satu batang rokok habis perlahan di sudut trotoar kata-kata berhenti pada asap lampu lalu lintas berganti warna kit…
satu batang rokok habis perlahan di sudut trotoar kata-kata berhenti pada asap lampu lalu lintas berganti warna kit…
aroma kopi bercampur asap menempel di bibir gelas bangku kayu berdecit menahan waktu tangan-tangan dulu pernah bertu…
masih kurasi jalanan berjelaga di kotamu tempoe doeloe debu menahun menetap di udara sejak tubuh-tubuh pribumi dibi…
jemariku menyemai di rimbunan embun, sayup merengkuh rindunya pagi, masih semalam, doa di dini hari, senandung mendung…
Hujan turun malam ini seperti dulu dan seperti biasanya tapi aku yang berubah tidak ada yang bisa kusimpan dalam dada …
Dia bilang capek. Gua bilang, susah ngga? Sama-sama tidak menjawab sungguhan. Gua bilang ngga kuat. Dia diam sebentar,…