Puisi Cucian Kotor Suatu Pagi Karya Afrizal Malna
Hidup mungkin bisa berubah - kata orang. Rupanya ada asbak jatuh dari meja, abu dan puntung rokok terserak: Aku jatuh cinta…
Hidup mungkin bisa berubah - kata orang. Rupanya ada asbak jatuh dari meja, abu dan puntung rokok terserak: Aku jatuh cinta…
seperti tiang-tiang bendera tombak-tombak berdiri di sekeliling arena di tengah, tubuhnya berhadapan dengan dirinya sendi…
Pagi, seperti sebuah epidemi waktu. Aku ingin mengulangi lagi pagi kemarin. Matahari sama, petugas kebersihan kota sama, pe…
Merdeka! Ohoi, ucapkanlah lagi pelan-pelan Merdeka Kau 'kan tahu nikmatnya Nyanyian kebebasan. Ohoi, Lelaki bole…
Dalam tahiat kulihat wajahmu berkelebat ke mana gerangan kau berangkat? berhentilah sesaat beri aku kesempatan munajat …
Hari yang mempesona betapa hampa cita tembikar retak di bawah rabaan jari Jam terlalu deras insin saja dilepaskan dari…