Puisi Kontrak Kerja Karya Anonim
Seperti halnya menunggu mati, Di sini aku menghitung hari, Hari di mana kontrak kerjaku akan usai, Firasatku rasa-rasany…
Seperti halnya menunggu mati, Di sini aku menghitung hari, Hari di mana kontrak kerjaku akan usai, Firasatku rasa-rasany…
Nak, ini sarapan pagimu Nasi dari butiran keringat ayahmu Hasil kerja kemarin Lauknya, daging olahan pikiran ayahmu kem…
Di seberang mimpi dari gerak-gerikmu aku tahu kau ingin mengajak berhubungan dan bicara. Tetapi kau seperti gagu. Bahasa…
Hati perempuan tergelepar di karang putih Rambut yang rontok melayangkan tangis pedih — Nelayan, nelayan Masukkan b…
Waktu adalah faktor penting dalam permainan. Waktu menguasai irama pada gerak, pada pertemuan dan percakapan. Waktu men…
Aku merasakan kerinduan ibuku dan bau harum kopinya serta semua yang ia sayangi Anak kecil membesar dalam diriku …