Puisi Gerhana Malam Karya Aviaska Azizah

Bintang tersipu
Akulturasi sepi merona
Rembulan dihujat
Tirai malam memadukan gulita

Tubuh terbaring
Tatkala angin melakukan pemanasan
Heningnya menghidupkan perasaan
Bercahaya namun terlihat gelap

Duka mengisolasi alam
Hingga luka mereda
Panasnya membius
Rembulan dihadang kekasihnya

Jiwa yang hidup
Di sisi langit
Kami berjumpa
Partikel kelam mengendap di hati

Sunyinya malam
Teori sains mana yang akan aku jelaskan?
Ilmuan bungkam
Lantaran galaksi sibuk

Mentari lupa cara berjalan
Ia sembunyi di balik temaram
Menyadarkan jiwa
Membunuh kebisingan asmara

(Tangerang Selatan 6 Juni 2026)


Sumber: Puisi kiriman Aviaska Azizah melalui email 12 Agustus 2026.
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama