Puisi Lama Merindu Karya Aviaska Azizah

Beranjak pulang
Tak menentukan tepi
Meringkus sepi
Bergelora sendiri

Tak habis pikir
Apa yang menandingi kelu?
Berorientasi dengan sendu
Jingga berpose di hamparan rindu

Rasa ini teranjau
Sudah sekian lama
Sejak nenek moyang membuka jendela
Irama sumbang digerogoti nada

Aku terhempas
Mengusir angan
Di depan waktu yang menguap
Pilu berdatangan

Perihal puisi?
Putus dan pupus
Dihantui kata-kata
Sorot yang tajam pada masanya

Menusuk jiwa
Meredup, mengering
Tanpa tersuarakan
Raganya hanya memeluk bayangan

(Tangerang Selatan 6 Juni 2026)


Sumber: Puisi kiriman Aviaska Azizah melalui email 12 Agustus 2026.
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama