Puisi Sekian, Untuk Yang Kukira Cinta Karya Helvy Tiana Rosa
"Aku tak mencintaimu," katamu malam itu Aku terpelanting, terjerembab disergap ilusi dan diksi yang pernah be…
"Aku tak mencintaimu," katamu malam itu Aku terpelanting, terjerembab disergap ilusi dan diksi yang pernah be…
Tahun baru tersungkur, menangis di depan pintu rumahku Wajahnya memar, dihajar petasan dan prasangka Tubuhnya limbung …
Pada sebuah buku yang berbicara tentang masa depan, aku melihat wajahmu menjelma pagi yang terbit di tiap halaman bersa…
(Untuk Yoyoh Yusroh) Seperti mendengar lagi namamu dibawa angin ke berbagai benua berdenyar di nadi-nadi waktu Matahar…
Suatu hari ia melintas dalam mimpiku. Aku mengejarnya Ia melambaikan tangan, mengajakku bergegas "Aku ingin melihatm…
Aku bukan ratu, aku raja yang berpolitik lewat geliat sajak dan cerita para sahaya kepedulian yang tak pernah selesai karena…
Guru adalah aku yang mengulurkan tangan menyambutmu di gerbang sekolah pagi hari dan semesta yang akan kau jelajahi Gu…
Pikiran siapa yang bertubi-tubi dikebiri dalam kata-kata yang api lalu kebenaran menjadi canggung, asing dan tak lagi mu…
Kalam manusia kalam kita sering sekali cuma debu di piranti waktu terkadang hanya jadi sajak kurus yang mengendap di kan…
Razan bagaimana aku memulai kisahmu Detak rindu yang tumbuh dari bukit-bukit matamu menyeruak jauh menembus dinding pu…
Aku akan bergegas meninggalkanmu, semua jejak, bayangan, dan gurat kenangan itu Tak akan ada pintu, jendela atau satu cel…
Aku telah memilih puisi sebagai tanah air tempat segala peristiwa berbaris sebagai diksi tempat ragam masalah gemakan …
Jauh darimu membuatku memiliki kekuatan baru; menciptakan bayang wajahmu kapan pun itu, memindahkan kenangan pada hel…
Beberapakali aku menemukan mimpiku sendiri terjerembab di depan pintu, kuyup oleh hujan. Seperti pakaian kotor berulangka…
ketika bahasa tak lagi percaya pada kata apakah yang masih bisa kita ucap? cinta ketika wajahmu tak lagi menampakka…
Pada mata kita yang lelah, puisi puisi berlabuh, meninggalkan jejak rasa gemuruh Aku kau bermimpi tentang chairil yang…
Pelukanmu adalah senja yang merengkuhku lembut dan manja. Pelukanmu adalah taman kupukupuku yang luruhkan keluh dan pilu…
(1) Cinta tak akan memberimu Sisa sisa waktu Cinta adalah detak waktu (2) Cinta senantiasa alpa meminta Ia hanya t…
aku ingin pergi bersamamu ke tempat di mana bukit dan sepi adalah puisi ke tempat di mana laut biru dan pilu adalah lag…
(Cinta selalu bekerja dengan cara rahasia ketika saatnya tiba ia kirimkan padamu getar tanpa sapa dan binar tanpa rencana…