Puisi Paradise Regained Karya Subagio Sastrowardoyo
Hari yang mempesona betapa hampa cita tembikar retak di bawah rabaan jari Jam terlalu deras insin saja dilepaskan dari…
Hari yang mempesona betapa hampa cita tembikar retak di bawah rabaan jari Jam terlalu deras insin saja dilepaskan dari…
30/10/78 (Malam, Pukul 20.15) Pada ketinggian usia mimpi mulai pucat daerah tandus menapak ke pinggir kota jejak di pa…
Di bukit siguntang – di puncaknya pernah kuciptakan bulan – bintang berburuan Angin yang kucinta mengucup pelupuk mat…
Napas begitu tipis seperti kaca jangan dipecahkan dengan berkata-kata keheningan jadi pengiring paling setia bagi kelana…
Tepat pukul lima pagi jagat mengental malam yang menyeruak menumpahkan noda di sutera langit diriku yang terbakar dekat…
Di daerah mimpi nyawaku berdiri sebagai pohon hitam dengan buah-buah getir bergantung di dahan Hanya ular yang menjaga t…
Ketika terbuka jendela, terdengar hiruk-pikuk kota. "Apa saja yang sudah kuberikan padamu," kata penyair, "k…
Tersesat di belantara ia dikejar tanya: Di mana Saudaramu? Mengapa kaukucilkan dari dada dan biarkan ia terkapar di pa…
Laut, di mana mata airmu supaya aku bisa kembali ke asalmu Laut, di mana mata anginmu supaya aku bisa mengikuti arusmu …
Di seberang mimpi dari gerak-gerikmu aku tahu kau ingin mengajak berhubungan dan bicara. Tetapi kau seperti gagu. Bahasa…
Hati perempuan tergelepar di karang putih Rambut yang rontok melayangkan tangis pedih — Nelayan, nelayan Masukkan b…
Waktu adalah faktor penting dalam permainan. Waktu menguasai irama pada gerak, pada pertemuan dan percakapan. Waktu men…
Lihat Ia anak angin yang mengembara di gigir bukit Anak tunggal yang lahir di kepak langit. - Langit itu garuda yang dud…
Karena terkutuk manusia pertama yang terdampar di pantai matanya buta Dinding mega memagari cakrawala Dunianya adalah …
Sebelum tidur anak minta cerita Ilham dapat dicari dari hikayat Lama: tentang peri di hutan atau Putri di istana atau te…
Ia rebah di lembah pagi: paha putih menjulurkan ketela lengan manis beruas tebu dan jari tangan mengalirkan bulir padi. …
Dari sela dadanya mengalir mega dan puncak gunung merenungi lembah di bawah hutan cemara kepalaku yang lelah kurebahk…
Semalam ketika aku membaringkan diri di tempat tidur tiba-tiba aku berubah menjadi perempuan. Dadaku bersusu dan perutku be…
Aku tak terharu lagi sejak bapak tak menciumku di ubun. Aku tak terharu lagi sejak perselisihan tak selesai dengan ampun…
Terlepas dari napas pertama aku terlempar ke padang sepi anjing liar tersekat di belukar bernasib mengembara tiada henti…