Puisi Di Seberang Mimpi Karya Subagio Sastrowardoyo

Di seberang mimpi dari gerak-gerikmu
aku tahu kau ingin mengajak berhubungan
dan bicara. Tetapi kau seperti gagu.
Bahasamu tak kutangkap sepatah kata. Nampak
berlinang air mata.

Sosok asing! tanda-tanda isyarat
hanya dikenal orang yang satu dunia. Dari
sini getaran suara tidak mengalamatkan
makna yang sama.

Aku dilahirkan dari lumpur. Aku harus
diciptakan dari sinar cahaya supaya
aku bisa menembus kabut mimpi dan mengerti
apa yang hendak kau katakan kepadaku.


Sumber: Simfoni Dua (1990).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama