Siapakah dirimu? Sebuah nomor
Sederet huruf resmi
Dalam abjad Latin
Dari loket di ujung antri yang panjang
Engkau bergegas ke luar gedung ini
Di luar telah menanti matahari
Suara dan undang-undang
Sebelum keluar mereka di pintu akan
Membekalimu dengan kertas-kertas
Putih. Dan ransel bahu
Terlampau gegas kau telah keluar dari gedung ini
Di luar telah menanti padang
Garis-garis Garis angin
Garis badai
Garis suara
Garis lurus khayali di ujungnya sebutir
Logam. Siapakah diriku?
Sebuah anti-proses
Sebilah tangan yang teracung
"Berhenti!"
Capung yang gelisah
Srigunting menukik resah
Gelatik-gelatik lalu bernyanyi
Di pohon-pohon kecil di sawah
Di atas tanggul sejarah
Di luar sungai mengalir
Dalam garis-garis
Garis ilmu bumi
Garis tegak lurus
Garis granit.
(1965)
Sumber: Horison (Mei, 1967).
Sederet huruf resmi
Dalam abjad Latin
Dari loket di ujung antri yang panjang
Engkau bergegas ke luar gedung ini
Di luar telah menanti matahari
Suara dan undang-undang
Sebelum keluar mereka di pintu akan
Membekalimu dengan kertas-kertas
Putih. Dan ransel bahu
Terlampau gegas kau telah keluar dari gedung ini
Di luar telah menanti padang
Garis-garis Garis angin
Garis badai
Garis suara
Garis lurus khayali di ujungnya sebutir
Logam. Siapakah diriku?
Sebuah anti-proses
Sebilah tangan yang teracung
"Berhenti!"
Capung yang gelisah
Srigunting menukik resah
Gelatik-gelatik lalu bernyanyi
Di pohon-pohon kecil di sawah
Di atas tanggul sejarah
Di luar sungai mengalir
Dalam garis-garis
Garis ilmu bumi
Garis tegak lurus
Garis granit.
(1965)
Sumber: Horison (Mei, 1967).
