Puisi Mobil Merah di Pojok Kuburan Karya Joko Pinurbo

Mobil merah di pojok kuburan
menderam-deram menyambut malam.
Lampu dinyalakan, klakson dibunyikan.
Di remang sunyi kembang jepun berguguran.

Lelaki tua sibuk berdandan,
di kaca spion wajahnya terlihat tampan.
Rambutnya harum, licin mengkilat,
lalat yang hinggap bakal terjerembab.

Kadang ia bersiul, dasi dan jas ia rapikan.
Rokok dihisap, asap dikepul-kepulkan.
Telepon genggam tak juga bilang
kapan si dia bakal muncul dari seberang.

Tiba-tiba ia terpana, pandangnya heran:
ada gadis kecil lewat, bersenandung pelan,
mendaki bukit, menyunggi bulan,
sekali-sekali menoleh ke belakang.

Mobil merah di pojok kuburan
serupa mobil-mobilan yang dulu hilang.
Musik dihidupkan, mata dipejamkan.
Di terang sepi kembang jepun bermekaran.

(2005)


Sumber: Selamat Menunaikan Ibadah Puisi (2016).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama