Puisi Jalan Tuhan Karya Joko Pinurbo

Ada sebuah kampung yang tersohor di seluruh
penjuru kota karena jalan yang melintasinya
diberi nama Jalan Tuhan. Jika kau naik ojek, bilang saja
mau ke Jalan Tuhan, maka tukang ojek langsung tahu
alamat yang kautuju. Di kampung itu kau harus siap
diperiksa oleh orang-orang mahabenar, ditanya
apa agamamu, seberapa tinggi kadar imanmu, seberapa
rutin ibadahmu, apa jenis kelaminmu, apa makanan
dan minumanmu. Kau wajib mematuhi tata tertib
yang mengatur tentang bagaimana seharusnya dirimu
berhubungan dengan Tuhanmu. Selanjutnya kau akan
diberi obat anti ini anti itu. Apa yang diharamkan
oleh manusia tidak boleh dihalalkan oleh....

Suatu malam Tuhan jalan-jalan ke kampung itu. Ia
berhenti di depan gerbang dan tersenyum melihat
plang bertuliskan Jalan Hantu. Ia segera berbalik arah,
mencari jalan lain yang terang dan tidak seram.

(2016)


Sumber: Buku Latihan Tidur (2017).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama