Puisi Jalan Kecantikan Karya Joko Pinurbo

Kau telah menemukan jalanmu:
jalan berliku dan berbatu-batu
menuju mata airmu di celah bukit itu.
Malam meremang-redupkan cahaya.
Sunyi meninabobokan suara.
Kecantikanmu terbuat dari mata
yang tak hangus oleh air mata,
bibir yang mampu mengatasi gincu,
kaki yang lebih kenangan dari sepatu,
hati yang melampaui hati-hati.
Kau kecantikan yang bergerak
di jalan-jalan yang tak ada dalam peta.
Kau kecantikan yang bernyanyi
di hari-hari yang hilang mimpi.
Kau kecantikan yang bangkit dari mati.

(2015)


Sumber: Buku Latihan Tidur (2017).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama