Puisi Bangunkan Aku Jam Tiga Pagi Karya Joko Pinurbo

Sebelum tidur ia selalu berdoa: Bangunkan aku jam tiga pagi.

Jam tiga pagi mimpi mungkin sudah kembali ke nol lagi.
Ia ingin dengar bagaimana ranjang menyanyikan tubuhnya
dan tubuh menyanyikan sakitnya.

Bahkan aku sudah tiba sebelum jam tiga pagi.
Sudah lama aku menempuhmu, naik-turun di sengal nafasmu,
dan kini aku akan berjaga di tapal batas tubuhmu.

Ia terpejam saja. Menggeliat. Seakan waktu sedang sekarat.

Tubuh besarku tambah riuh dan tak tersembunyikan lagi.
Tubuh kecilku terlindung jauh di relung yang tak terjelajahi.

Ada, selalu, yang akan datang jam tiga pagi, menyalakan waktu
di unggun tubuhmu, menghabiskan seluruh sisa sakitmu.
Bahkan sebelum kau sempat membangunkan-Ku.

(2001)

Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama