Puisi Lelaki Tua dan 6 Potong Dagingnya Karya Oka Rusmini

Kota-kota jadi abu
bangkai-bangkai tertanam di dinding-dinding pucat
lelaki itu tetap duduk
sebuah upacara besar dilakukan sambil mendekap 6 potong dagingnya yang menjelma jadi buas
mirip anjing-anjing lapar yang menggigit rupiah, gedung-gedung bertingkat, tumbuhan, binatang
(mereka juga melahap seluruh benda-benda hidup di bumi ini)
''perempuanku mati 2 potong dagingku meletuskan api merubuhkan pagar penjagaku''

Lelaki tua itu melepasnya
amarahnya, seperti kanak-kanak yang kehilangan gundu
diam-diam dibukanya sayapnya
anjing-anjing mulai mendekat berharap menjadi penjaganya sambil sesekali ikut melahap seluruh benda hidup milik rakyatnya
Anjing-anjing itu menjadi penjaga
mereka menari di layar TV
ketika lelaki tua itu memberi mereka nama
''jaga 6 potong dagingku, telah kuselamatkan bumi dari rajam sejarah hitam''
(Denpasar, 12 Mei 1998)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama