Nak, ini sarapan pagimu
Nasi dari butiran keringat ayahmu
Hasil kerja kemarin
Lauknya, daging olahan pikiran ayahmu kemarin malam
Dari konflik batin dan ramuan nurani yang diolah
Bersama cucuran air matanya
Jangan lupa minumlah air putih
Dari tetesan doa air mata ayah ibumu
Air yang dipanaskan dengan puasa dan tirakat
Air yang didinginkan melalui untaian doa sepanjang malam
Pergilah nak setelah sarapan pagi, ke ladang
Kau tanam asamu seluas luas yang kau mau
Semangat dan bulir keringatmu akan jadi saksi perjalananmu
Meski kadang menguap dan terhempas bersama dahaga waktu
Sumber: "Bikin Merinding!! Puisi “Sarapan Pagi” Karya Sumarno (Medio 2019), Ternyata Selaras dengan Program Makan Bergizi Gratis", https://swarapendidikan.co.id/bikin-merinding-puisi-sarapan-pagi-karya-sumarno-medio-2019-ternyata-selaras-dengan-program-makan-bergizi-gratis/.
Nasi dari butiran keringat ayahmu
Hasil kerja kemarin
Lauknya, daging olahan pikiran ayahmu kemarin malam
Dari konflik batin dan ramuan nurani yang diolah
Bersama cucuran air matanya
Jangan lupa minumlah air putih
Dari tetesan doa air mata ayah ibumu
Air yang dipanaskan dengan puasa dan tirakat
Air yang didinginkan melalui untaian doa sepanjang malam
Pergilah nak setelah sarapan pagi, ke ladang
Kau tanam asamu seluas luas yang kau mau
Semangat dan bulir keringatmu akan jadi saksi perjalananmu
Meski kadang menguap dan terhempas bersama dahaga waktu
- Sumarno
Sumber: "Bikin Merinding!! Puisi “Sarapan Pagi” Karya Sumarno (Medio 2019), Ternyata Selaras dengan Program Makan Bergizi Gratis", https://swarapendidikan.co.id/bikin-merinding-puisi-sarapan-pagi-karya-sumarno-medio-2019-ternyata-selaras-dengan-program-makan-bergizi-gratis/.
