Puisi Oktober Karya Agam Wispi

sekali-sekali dia datang
bagai petani sedang panen
bagai buruh sedang gajian

sekali-sekali dia datang
pergi lagi
tak pernah hilang

satu-satunya yang ditinggalkan
kekuatan

sekali-sekali dia datang
(salah! selalu dia datang)
kulihat dia di rawa malaria
katanya: bangkitlah kaum yang terhina
sampai jumpa di tahun depan

sekali-sekali dia datang
dan orang sebutkan
lenin!

(Asamlama, 28 Februari 1958)



Sumber: Yang Tak Terbungkamkan (1959).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama