Puisi Kesedihan Karya Agam Wispi

buat Berlina Mirajani

jika kerja negeri berlupa dari duka
makan-malam makan-siang entah di mana
beratlah langkah pulang sebab pintu yang dibuka
disambut kelam menganga dan tak seorang dalamnya

betap deras pukulan itu menghunjam
terbaring sakit didatangi pertanyaan
bapak -- apa artinya itu?
oak terlalu jauh bagi suatu jawapan
sedang diri yang jadi keras pun sekali
luluh digamit rindu

kupasang lampu, sedakap surat bercerita
sedang menangiskah ia atau lelap dalam dadungan?
ah, oaknya terlalu jauh bagi suatu jawapan
atas duka bapak: mengalami dan mengalami tanpa pengalaman

(Kayuawet, 12 Oktober 1958)



Sumber: Yang Tak Terbungkamkan (1959).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama