seperti tiang-tiang bendera
tombak-tombak berdiri di sekeliling arena
di tengah, tubuhnya berhadapan dengan dirinya sendiri
dan udara penuh orang-orang mati
kegusaran suara azwan
nemplok di ujung-ujung tombak. dan menombaknya sendiri!
dia belum juga mati di tengah-tengah
arena yang tak terkalahkan
orang-orang mati yang terus ngambang di udara
mencari
mencari roh mereka di antara tiang-tiang bendera
tancapan-tancapan tombak di tanahmu.
(Jakarta, 1979)
Sumber: Horison (Juni, 1980).
tombak-tombak berdiri di sekeliling arena
di tengah, tubuhnya berhadapan dengan dirinya sendiri
dan udara penuh orang-orang mati
kegusaran suara azwan
nemplok di ujung-ujung tombak. dan menombaknya sendiri!
dia belum juga mati di tengah-tengah
arena yang tak terkalahkan
orang-orang mati yang terus ngambang di udara
mencari
mencari roh mereka di antara tiang-tiang bendera
tancapan-tancapan tombak di tanahmu.
(Jakarta, 1979)
Sumber: Horison (Juni, 1980).
