Puisi Arena Karya Afrizal Malna

seperti tiang-tiang bendera
tombak-tombak berdiri di sekeliling arena
di tengah, tubuhnya berhadapan dengan dirinya sendiri
dan udara penuh orang-orang mati

kegusaran suara azwan
nemplok di ujung-ujung tombak. dan menombaknya sendiri!
dia belum juga mati di tengah-tengah
arena yang tak terkalahkan
orang-orang mati yang terus ngambang di udara
mencari
mencari roh mereka di antara tiang-tiang bendera
tancapan-tancapan tombak di tanahmu.

(Jakarta, 1979)


Sumber: Horison (Juni, 1980).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama