Puisi Sialnya Aku Masih Merindu Karya Hanifa Zahra

Angin malam saling berhalauan
Perlahan membawa dingin terselipkan rindu yang tak bisa diungkapkan
Aku menikmatinya selalu
Ditemani rindu yang tak kunjung berlalu
Ia selalu datang, tanpa pernah dipersilahkan
Dan aku selalu menerima, setiap rindu yang memaksa singgah
Sesungguhnya berat
Namun hatiku masih terikat
Masih selalu terbayang, tentang hadirmu yang pernah datang
Dan masih melekat di memori, perihal luka yang kau biar sendiri
Sesungguhnya lelah
Menahan rindu yang tak dapat diterka kapan berakhirnya
Mencoba lupa namun selalu berujung sia
Sebenarnya apa maksud semesta
Mempertemukan manusia hanya untuk menerima luka


Sumber: Puisi kiriman Hanifa Zahra melalui email 2 September 2026.
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama