Puisi Kaukah Sepi Itu? Karya KH. A. Mustofa Bisri

sungai tak pernah berkata kepada laut
aku rindu padamu
laut tak pernah berkata kepada sungai
aku tak rindu padamu
tapi sungai dan laut terus saling memburu

laut tak pernah berkata kepada langit
aku mencintaimu
langit tak pernah berkata kepada laut
aku benci padamu
tapi laut dan langit terus saling memadu

langit tak pernah berkata kepada mega
aku ingin berbicara denganmu
mega tak pernah berkata kepada langit
aku ingin mendiamkanmu
tapi langit dan mega terus saling mengadu

mega tak pernah berkata kepada angin
aku ingin belaianmu
angin tak pernah berkata kepada mega
aku ingin menamparmu
tapi mega dan angin terus saling bercumbu

angin tak pernah berkata kepadaku
ada berita untukmu
aku tak pernah berkata kepada angin
menanyakan beritamu
tapi angin dan aku sudah saling tahu

aku tak pernah berkata kepada sepi
jangan menggangguku
sepi tak pernah berkata kepadaku
aku ingin menungguimu
tapi aku dan sepi terus saling terpaku

kaukah sepi itu?

(1414 H)


Sumber: Pahlawan dan Tikus (1995).
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Dukungan


Apakah Anda suka dengan karya-karya yang ada di narakata? Jika iya, Anda bisa memberi dukungan untuk narakata agar dapat tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai dengan nominal yang ingin Anda berikan. Sedikit atau banyaknya dukungan yang Anda berikan sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama