Puisi Mulut Karya KH. A. Mustofa Bisri
Di mukamu ada sebuah rongga Ada giginya ada lidahnya Lewat rongga itu semua bisa kau masukkan ke dalam perutmu Lewat r…
Di mukamu ada sebuah rongga Ada giginya ada lidahnya Lewat rongga itu semua bisa kau masukkan ke dalam perutmu Lewat r…
Lembar-lembar kalender tua Yang sekalipun dengan hati-hati Kurobek Tercampak juga Menyampah Menyumpal tong usia Kalau…
sungai tak pernah berkata kepada laut aku rindu padamu laut tak pernah berkata kepada sungai aku tak rindu padamu tapi …
Memanen tanpa menanam Merompak tanpa jejak Kabur tanpa buntut Bau tanpa kentut (1414 H) - KH. A. Mustofa Bisri Su…
Lahir. Hilang. Gugur. Hidup. Mengalir. Sudah. - KH. A. Mustofa Bisri Sumber: Pahlawan dan Tikus (1995).
Sang manikcemar telah tergenggam tangan nyawamu. Runduk tunduk merunduk tunduk runduk menunduk. Merunduk menunduk…
Dengan permohonan maaf dari Asmuni Andiweky dari Group Lawak Srimulat. Kita semua Asmuni Kita satu sama lain Tidak lain…
Di mesjid-mesjid dan majlis-majlis taklim berton-ton huruf dan kata-kata mulia tanpa kemasan dituang-suapkan dari mulut-…
Maju tak gentar Membela yang mungkar. Maju tak gentar Hak orang diserang. Maju tak gentar "Pasti kita menang!&quo…
Wahai para pemuda Indonesia, Banggalah dengan Indonesia kalian! Jangan rendah diri! Jangan menganggap semua yang dari lu…
Seperti sudah kuduga Kau akan menyesal Dan akan kembali Mengulangi apa Yang kau sesali Sampai kau tak bisa lagi Menye…
Baju yang kau pergunakan Menyembunyikan dirimu Terus kau pertahankan Sampai suatu ketika Kau terpaksa telanjang Dan ka…
Solibin solimat Bimat busipat Langitmu tanpa mendung Lautku tanpa garam Mendung bagianku Garam bagianmu Solibin solim…
Bagaimana kau hendak bersujud pasrah sedang wajahmu yang bersih sumringah keningmu yang mulia dan indah begitu pongah m…
Ya Allah ya Tuhanku Ampunan-Mu lebih kuharapkan daripada amalku Rahmat-Mu lebih luas daripada dosaku. Ya Allah ya Tuh…
Binatang apa kira-kira yang hendak membangun istana untuk kita semua? (1998) - KH. A. Mustofa Bisri Sumber: Neger…
Di Festival Puisi di negeri Abu Nuwas Kepalaku pening setiap hari Dicekoki puisi-puisi mabok puji Padahal aku tidak memb…
Kau ini bagaimana? Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya. Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tud…
Aku masih sangat hafal nyanyian itu Nyanyian kesayangan dan hafalan kita bersama Sejak kita di sekolah rakyat Kita bereb…
Aku ingin seperti santri berbaju putih yang tiba-tiba datang menghadapmu duduk menyentuhkan kedua telapak tangannya di at…