Puisi Silaturahim Karya Yudhistira A.N.M. Massardi

- untuk ETT


Tali itu diturunkan dari Langit
 Harus terus dipilin
 Hingga melewati buhul maut
 Berlanjut ke anak-cucu
 Sebagai rajut penanda
 Sebagai jalan penghubung 
 Agar tak terputus masa lalu
 Agar terjaga masa depan
 Agar terbuka seribu pintu
 Bagi rizki dan persaudaraan
 
Tali itu terulur dari jemari Yang selalu merindu
 Yang terpikat sejak dulu
 Ketika jejak bertemu waktu
 Di ruang tunggu dan ruang tamu
 
Di sana kita berhimpun
 Dalam kabilah-kabilah noktah
 Pada bendera-bendera berwarna
 Yang kelak pudar - atau bersinar
 
Ya, kekasihku
 Manusia selalu menyimpan sepi
 Agar nanti bisa berbagi
 Seperti kita kini di sini
 Menyusun kembali nada-nada yang dulu terkunci
 Menyalakan kembali sumbu yang dulu kita sembunyi
 
Ah, masa lalu memang selalu indah
 Jika bisa kembali dan kita koreksi!
 
"Tetapi silaturahim lebih penting dari segala yang jadi dan yang batal," katamu
 "Silaturahim adalah rizki yang sudah dan yang akan," katamu lagi
 
"Ya, ya, ya, sayangku
 Itu sebabnya aku selalu ingin ketemu kamu!"

(Bekasi, 6 Agustus 2016)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama