Puisi Segurat Bayangan Tua Karya Fatkuryati

Teduhnya sore ini hampir menampakkan kemuning senjanya
mengaburkan lamunan yang sesekali menciptakan kebisuan
ada segurat bayangan tua di benakku
mengintaiku seolah ingin menghancurkan puing-puing lamunan itu
sebuah bayangan klise tersenyum dengan kerut di pipinya

0h Tuhan
senyum itu adalah senyum yang dulu biasa kulihat setiap saat
senyum yang slalu bisa kumiliki
dan senyum dari seseorang yang selalu mampu buat hati ini bergetar

Ayah
aku tau, kau datang untuk menjengukku
memastikan keadaanku
meskipun hadirmu hanya dalam bentuk klise
tapi aku tetap merasa kau nyata...

Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama