Puisi Remang-Remang Karya W.S. Rendra

Di jalan remang-remang ada bayangan remang-remang
aku bimbang apa kabut apa orang.
Di langit remang-remang ada satu mata kelabu
aku bimbang apa cinta apa dendam menungguku.
Di padang remang-remang ada kesunyian tanpa hati
aku bimbang malam ini siapa bakal mati.
Di udara remang-remang ada pengkhianatan membayang selalu.
Wahai, betapa remang-remangnya jalan panjang di hatiku.

Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama