Puisi Romantisme Badut Karya Hasan Aspahani

APAKAH tangis? Tangis adalah tawa yang jujur. Dan tawa? Tawa adalah tangis yang
berpura-pura. Aku tahu sebab aku badut yang kau larang melucu.

Padahal sejak dahulu, aku hanya ingin menjadi badut bagimu, menjadi diri yang janggal, dan
kau tak lagi perlu payah mengerti aku, lalu kau tertawa saja dan padamu semua sesal selesai.

*

HIDUP bukan cuma bagi singgah iseng di tenda sirkus. Kau menolak ajakanku, lalu
pergi sendiri, membelu ketegangan dari tubuh-tubuh yang terampil mempermainkan bahaya.

Lalu muncullah aku dengan topi yang tak muat, dan hidung merah tomat, di sela-sela tepuk
tanganmu, melemparkan bola-bola yang tak cukup di dua tangan, lalu kau tertawa dan
padaku segala kesal dimulai.

Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama