Peribahasa Dari Haji Membawa Zam-Zam, Dari Rantau Bawa Hikayat

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Dari haji membawa zam-zam, dari rantau bawa hikayat”.

Artinya:
Biasanya orang akan membawa oleh-oleh yang menjadi ciri khas dari daerah yang dikunjunginya.
FYI:
- Haji dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu rukun Islam kelima (kewajiban ibadah) yang harus dilakukan oleh orang Islam yang mampu dengan mengunjungi Kakbah pada bulan Haji dan mengerjakan amalan haji, seperti ihram, tawaf, sai, dan wukuf.
- Zam-zam dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu mata air di Mekah di Masjidilharam yang muncul pada zaman Nabi Ibrahim.
- Rantau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu pantai sepanjang teluk (sungai).
- Hikayat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta.

Demikian arti dari peribahasa "Dari haji membawa zam-zam, dari rantau bawa hikayat". Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama