Dongeng Asal Usul Bunga Teratai

Dahulu kala di tepi gunung Semeru ada raja yang arif dan bijaksana serta perhatian kepada rakyatnya. Raja itu memimpin kerajaan di sana. Raja itu bernama Raja Ranubanu. Raja Ranubanu memiliki putri yang amat cantik yang bernama Dewi Arum. Sang putri memiliki kebiasaan mandi serta senang sekali bermain air.

Pada suatu hari, negara Umbul Wenig terserang penyakit. Penduduk desa banyak yang terserang penyakit itu dan banyak penduduk yang tewas. Raja sedih dengan keadaan itu. Sudah banyak tabib yang didatangkan namun tidak berhasil.

Di saat raja sudah pasrah datanglah seorang laki-laki yang menghadap raja. Laki-laki itu bercerita bahwa dia dapat isyarat bahwa penyakit itu disebabkan oleh salah satu bunga dan bunga itu tumbuh di tengah danau dan harus diambil oleh putri raja. Raja pun terdiam seketika.
Setelah memikirkan nasib putrinya, akhirnya putri dipanggil oleh raja. Berangkatlah putri bersama pengawal kesayanggannya. Setelah menempuh perjalanan yang amat menegangkan akhirnya sampailah dia di sana. Melihat air danau yang sangat jernih dan segar, putri tidak dapat menahan hasratnya untuk berenang. Akhirnya dia mandi sampai lupa waktu.

Raja dan rakyat setia menunggu kedatangan putri dan pengawalnya. Akhirnya raja menjemput putri dengan perasaaan bingung.

Sesampainya di sana, raja terkejut dan mengumpat putrinya, “Tidak selayaknya kamu menjadi anak raja!! Lebih baik kamu menjadi penunggu danau ini.”

Akhirnya putri hilang dan saat itu muncullah bunga teratai yang indah. Dengan perasaan menyesal, raja membawa pulang bunga itu, dan sembuhlah semua rakyatnya.
_____

Sumber: "Asal Usul Bunga Teratai", https://dongeng-android.blogspot.com/2014/12/asal-usul-bunga-teratai.html.
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol traktir di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama