Beni Satryo

Karya Beni Satryo Sungai-sungai menggenang.
Karya Beni Satryo Ku dengar lagi, suaramu yang empuk
Karya Beni Satryo Kepalaku terbuat dari sebuah kulkas.
Karya Beni Satryo Kejahatan sudah sedekat sinar rembulan.
Karya Beni Satryo Seekor nyamuk masuk ke dalam kuping.