Puisi Menjadi Akar Karya J. S. Khairen


Aku memilih untuk menjadi akar. Tak harus terlihat agar jadi penguat.

Sebagaimana akar, tanpanya takkan ada kehidupan. Sebagaimana akar, dia menyalurkan kekuatan. Sebagaimana akar, dia tak perlu menyaksikan daun dan buah bermekaran.

Akar tahu, ketika daun dan bunga itu menua atau ditembus angin, mereka akan rebah ke tanah jua. Akar yang selalu di dalam tanah, hanya butuh satu hal; janji langit bernama hujan.
Bagikan: