Puisi Di Altar Karya Adimas Immanuel


Laut tak pernah bilang ia paling setia,
tapi ikan-ikan kecil, batuan karang,
nelayan dan ganggang menyadarinya.

Hutan tak pernah bilang ia paling setia,
tapi serangga, hewan-hewan pengerat,
pohon-pohon dan sungai mengakuinya.

Langit tak pernah bilang ia paling setia,
tapi burung-burung, awan yang berarak,
matahari dan cakrawala mengetahuinya.

Lalu kini kita berdiri, di tempat suci ini.
Disaksikan orang-orang terdekat yang
mengharapkan kita mengucap kata
yang kita tak tahu benar artinya.
Bagikan: