Puisi Cinta Singkat Karya Anonim

Karya Anonim

Sebagai warna, kau ingin jadi apa?
Biru yang damaikah?
Atau merah yang bergairah?
Ayolah,
Kita sedang membicarakan cinta,
Bukan partai pengemis suara.

Kau bagian dari hidupku yang tak akan pernah bisa kuulang kembali..
Kau dokumentasi sejarah yang paling indah.
Yang kini, tersimpan abadi dalam sebuah ilusi.

Yang kutakuti dari mawar,
Kau tak lagi jadi wangi yang damai.
Namun menjadi duri yang menyakiti.

Jika mencintaimu adalah mata pelajaran, maka aku akan hadir; duduk paling depan.

Bagaimana mungkin kau kan percaya akan rindu ini..
Bila kau menganggap itu semua sebagai suatu hal yang palsu nan tabu.

Bisa tidak, kau pahami sedikit hatiku, aku bukan melebihkanmu tapi aku justru memperhatikanmu.

Menyukai orang sedingin kamu buat aku sadar, jika kamu menaruh perhatian tidak pada sembarang orang.

Kelelahan akan selalu datang untuk orang-orang yang tak mengerti arah, tak akan tahu dengan tujuannya, pun dengan diriku yang kini tak mengerti arah mana yang sedang kuperjuangkan, tujuan apa yang sedang kutempuh, tentangmu atau tidak sama sekali.

Senja tiba dengan rona bayangmu yang memenuhi semesta, sejauh mataku berkaca, wajahmu seperti lampu cahaya yang memenuhi segala.

Adalah kehilangan.
Segala yang seringkali terjadi tanpa diharapkan.
Pun bagian kehidupan yang terkadang melahirkan kedukaan.

Senyatanya sepi adalah aku, perempuan yang kerap ditinggalkan cinta dan rindu-rindu.

Kalau rindu itu peluru, engkau pasti penembak paling jitu.

Meski rinduku tak kau balas, meski rasa sayangku tak pernah kau anggap, tapi aku akan bertahan di atas segala perasaan yang sudah terlanjur kurawat, hanya Tuhan yang mampu membuatmu dekat.

Hingga hujan redah, kita masih ragu siapa yang ingin memulai.
Jarum jam terus berputar semakin mendesak tapi kau dan aku masih gengsi.
Hingga akhirnya rela menyiksa diri.
Malam semakin pekat dan kita tetap saling menunggu siapa yang memulai “aku mencintaimu”.

Mungkin di benakmu terselip sebuah rasa, tapi dalam pikirmu masih ada dia yang rela meninggalkanmu demi orang yang membuatnya buta dalam mencinta.
Bagikan:

Karya lainnya

Puisi Bapak Karya Anonim
Puisi Perkasa Jaya Nusantara Karya Anonim
Puisi Kepo Karya Anonim
Puisi Ayahku Hidupku Karya Anonim
Puisi Jasa Tak Terlupakan Karya Anonim
Puisi Ibu Karya Anonim
Puisi Perindu PNS Karya Anonim
Puisi Pejuang Amplop Coklat Karya Anonim
Puisi Jiwa Pramuka Karya Anonim
Puisi Ketegaran Pramuka Karya Anonim
Puisi Anggota Pramuka Karya Anonim
Puisi Met Pagi Dunia Karya Anonim
Puisi Manusia Lupa Karya Anonim
Puisi Hidup Karya Anonim
Puisi Rapalan Doa Untukmu Karya Anonim
Puisi Guru Karya Anonim
Puisi Tangis Ibu Karya Anonim
Puisi Gadis Kota Madiun Karya Anonim
Puisi Selamat Hari Nyepi Karya Anonim
Puisi Natal, Natal Karya Anonim
Puisi Rangkai Makna Ramadhan Karya Anonim
Puisi Bulan Ramadhan Karya Anonim
Puisi Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia Karya Anonim
Puisi Hari Minggu Karya Anonim
Puisi Hari Sabtu Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Jum'at Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Kamis Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Rabu Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Selasa Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Senin Karya Anonim
Puisi Rindu Hari Rabu Karya Anonim
Puisi Sabtu Karya Anonim
Puisi Rindu Buat Ayah Karya Anonim
Puisi Terima Kasih Ibu Karya Anonim
Puisi Terima Kasih Ibu Karya Anonim
Puisi Untuk Ibu Tercinta Karya Anonim
Puisi Apatis Karya Anonim
Puisi Apa Kabar? Karya Anonim
Puisi Menggantung Bagai Mendung Karya Anonim
Puisi Pijar Karya Anonim
Puisi Cinta Semu Karya Anonim
Puisi Memunguti Kenangan Karya Anonim
Puisi Friendships Karya Anonim
Puisi My Teacher Karya Anonim
Puisi Teacher Karya Anonim
Puisi FATHERS Karya Anonim
Puisi A Father Karya Anonim
Puisi Mom and Me Karya Anonim
Puisi My Mother Karya Anonim
Puisi I Wish You Knew Karya Anonim
Puisi If I Could Be Anything Karya Anonim
Puisi Dua Karya Anonim
Puisi Hitam Karya Anonim
Puisi Cinta Kerinduan Karya Anonim
Puisi Keinginan Hati Karya Anonim
Puisi Persahabatan Yang Hancur Karya Anonim
Puisi Persahabatan Sejati Karya Anonim
Puisi Persahabatan Yang Jauh Karya Anonim
Puisi Persahabatan Jadi Cinta Karya Anonim
Puisi Pasangan Sejati Karya Anonim
Puisi Romantisme Hati Karya Anonim
Puisi Mencari Makna Cinta Karya Anonim
Puisi Cinta Singkat Karya Anonim
Puisi Cinta Sejati Karya Anonim
Puisi Cinta Karya Anonim
Puisi Ramadan Karya Anonim
Puisi Pesan Kakak Karya Anonim
Puisi Semangat Indonesia Karya Anonim
Puisi Avondrust Karya Anonim