Puisi Cinta Sejati Karya Anonim

Karya Anonim

Rasa sayang yang kutulis dalam tetesan air mata ini dengan diam jernihnya selalu menatapmu bersamanya.

Selalu ada yang tak diceritakan, langit kepada hujan.
Entah pagi bersambut kabut,
Atau mendung yang bikin murung.

Waktu menguji kita dengan perpisahan, jarak menguji kita dengan rindu, dan air mata adalah hujan yang ikhlas jatuh di dada masing masing.

Serupa gelombang lautan, cinta datang saat kau diam, lalu tiba-tiba hilang saat kaukejar.

Cinta bisa memberikan cahaya
Pada mata yang sekalipun buta
Cinta juga bisa jadi petaka
Meski pada orang yang di surga
Ah, biarlah...
Cinta tak butuh kata-kata.

Aku membiarkanmu menikmati fase-fase tersulit dalam menahan rindu, maka izinkan aku mewujudkan mimpimu untuk mengalami fase terindah untuk melepas rindu.

Gemelisik daun kering menyadarkanku bahwa semestamu bukanlah aku.
Kerontang daun terseret angin melebur menjadi luka hatiku.

Setelah tidak dengannya, aku akan selalu mencoba untuk tetap baik-baik saja, sebab aku percaya perasaan itu datang tanpa direncanakan, dan pasti juga akan hilang tanpa direncanakan.

Tak semudah itu merangkai kata.
Jika pun sudah terangkai bibir tak bisa semudah itu mengatakannya.
Dan masih terlalu rumit untuk dijelaskan.
Diamku adalah mencintaimu!!
Bagikan:

Karya lainnya

Puisi Bapak Karya Anonim
Puisi Perkasa Jaya Nusantara Karya Anonim
Puisi Kepo Karya Anonim
Puisi Ayahku Hidupku Karya Anonim
Puisi Jasa Tak Terlupakan Karya Anonim
Puisi Ibu Karya Anonim
Puisi Perindu PNS Karya Anonim
Puisi Pejuang Amplop Coklat Karya Anonim
Puisi Jiwa Pramuka Karya Anonim
Puisi Ketegaran Pramuka Karya Anonim
Puisi Anggota Pramuka Karya Anonim
Puisi Met Pagi Dunia Karya Anonim
Puisi Manusia Lupa Karya Anonim
Puisi Hidup Karya Anonim
Puisi Rapalan Doa Untukmu Karya Anonim
Puisi Guru Karya Anonim
Puisi Tangis Ibu Karya Anonim
Puisi Gadis Kota Madiun Karya Anonim
Puisi Selamat Hari Nyepi Karya Anonim
Puisi Natal, Natal Karya Anonim
Puisi Rangkai Makna Ramadhan Karya Anonim
Puisi Bulan Ramadhan Karya Anonim
Puisi Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia Karya Anonim
Puisi Hari Minggu Karya Anonim
Puisi Hari Sabtu Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Jum'at Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Kamis Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Rabu Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Selasa Karya Anonim
Puisi Cinta di Hari Senin Karya Anonim
Puisi Rindu Hari Rabu Karya Anonim
Puisi Sabtu Karya Anonim
Puisi Rindu Buat Ayah Karya Anonim
Puisi Terima Kasih Ibu Karya Anonim
Puisi Terima Kasih Ibu Karya Anonim
Puisi Untuk Ibu Tercinta Karya Anonim
Puisi Apatis Karya Anonim
Puisi Apa Kabar? Karya Anonim
Puisi Menggantung Bagai Mendung Karya Anonim
Puisi Pijar Karya Anonim
Puisi Cinta Semu Karya Anonim
Puisi Memunguti Kenangan Karya Anonim
Puisi Friendships Karya Anonim
Puisi My Teacher Karya Anonim
Puisi Teacher Karya Anonim
Puisi FATHERS Karya Anonim
Puisi A Father Karya Anonim
Puisi Mom and Me Karya Anonim
Puisi My Mother Karya Anonim
Puisi I Wish You Knew Karya Anonim
Puisi If I Could Be Anything Karya Anonim
Puisi Dua Karya Anonim
Puisi Hitam Karya Anonim
Puisi Cinta Kerinduan Karya Anonim
Puisi Keinginan Hati Karya Anonim
Puisi Persahabatan Yang Hancur Karya Anonim
Puisi Persahabatan Sejati Karya Anonim
Puisi Persahabatan Yang Jauh Karya Anonim
Puisi Persahabatan Jadi Cinta Karya Anonim
Puisi Pasangan Sejati Karya Anonim
Puisi Romantisme Hati Karya Anonim
Puisi Mencari Makna Cinta Karya Anonim
Puisi Cinta Singkat Karya Anonim
Puisi Cinta Sejati Karya Anonim
Puisi Cinta Karya Anonim
Puisi Ramadan Karya Anonim
Puisi Pesan Kakak Karya Anonim
Puisi Semangat Indonesia Karya Anonim
Puisi Avondrust Karya Anonim