Puisi Air Selokan Karya Sapardi Djoko Damono


"Air yang di selokan itu mengalir dari rumah sakit," katamu pada suatu hari minggu pagi.
Waktu itu kau berjalan-jalan bersama istrimu yang sedang mengandung
-- ia hampir muntah karena bau sengit itu.
Dulu di selokan itu mengalir pula air yang digunakan untuk memandikanmu waktu kau lahir: campur darah dan amis baunya. Kabarnya tadi sore mereka sibuk memandikan mayat di kamar mati.
Senja ini ketika dua orang anak sedang berak di tepi selokan itu, salah seorang tiba-tiba berdiri dan menuding sesuatu:
"Hore, ada nyawa lagi terapung-apung di air itu -- alangkah indahnya!"
Tapi kau tak mungkin lagi menyaksikan yang berkilau-kilauan hanyut di permukaan air yang anyir baunya itu, sayang sekali.
Bagikan:

Karya lainnya

Puisi Ketika Jari Jari Terbuka Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Hujan Turun Sepanjang Jalan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Dongeng Marsinah Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Hanya Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Seperti Kabut Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pertemuan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Hujan Dalam Komposisi 1 Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pada Suatu Pagi Hari Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Angin 2 Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Angin 1 Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pada Suatu Hari Nanti Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Dalam Diriku Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Akulah Si Telaga Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Kepompong Itu Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Kisah Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Kukirimkan Padamu Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Kuterka Gerimis Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Perahu Kertas Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Cat Air Untuk Rizki Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Peristiwa Pagi Tadi Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pesan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Sajak Telur Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Seruling Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Setangan Kenangan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Sihir Hujan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Sudah Kutebak Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Tekukur Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Telinga Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Tentang Matahari Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Air Selokan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Percakapan Malam Hujan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Ketika Berhenti di Sini Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Sudah Lama Aku Belajar Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Kenangan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Tukang Kebun Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Ayat-Ayat Tokyo Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Tentu, Kau Boleh Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pada Suatu Magrib Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Atas Kemerdekaan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Di Tangan Anak-Anak Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Di Sebuah Halte Bis Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Di Atas Batu Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Aku Tengah Menantimu Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Dalam Doaku Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Daun-Daun Jatuh Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Perjalanan ke Akhirat Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Tentang Tuhan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pertanyaan Kerikil Yang Goblok Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Pertapa Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Selamat Pagi Indonesia Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Tajam Hujanmu Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Yang Fana Adalah Waktu Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Hujan di Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Kuhentikan Hujan Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Hatiku Selembar Daun Karya Sapardi Djoko Damono
Puisi Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono