Peribahasa Haruslah Air Disauk, dan Ranting Dipatah

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Haruslah air disauk, dan ranting dipatah; lama hidup banyak merasa, jauh berjalan banyak dilihat”.

Artinya:
Orang yang merantau haruslah patuh terhadap adat kebiasaan di tempat itu.
FYI: Disauk berasal dari kata dasar "sauk" yang mendapat imbuhan awalan "di-" dan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu (1) alat yang dipakai untuk mencedok (menimba dan sebagainya) seperti gayung dan sendok kuah; (2) sebanyak yang dicedok dengan sauk; (3)sauk-sauk; (4) keluh; erang.

Demikian arti dari peribahasa "Haruslah air disauk, dan ranting dipatah; lama hidup banyak merasa, jauh berjalan banyak dilihat". Semoga bermanfaat.
Bagikan: